Anak Perusahaan Royal Golden Eagle Terus Bagikan Premium Sharing Kepada Petani Kelapa Sawit

Royal Golden Eagle adalah sebuah perusahaan yang mengelola sekelompok perusahaan manufaktur berbasis Sumber Daya Alam yang beroperasi di berbagai negara. Ragam bidang usaha yang mereka mulai dari sektor hulu yang meliputi pengembangan Sumber Daya Alam yang berkelanjutan dan pemanenan hingga pengolahan menjadi produk, dimana perusahaan-perusahaan mereka menghasilkan beragam produk yang memiliki nilai tambah untuk pasar global. Hingga sekarang, mereka sudah terjun di berbagai industry, yaitu: industri kelapa sawit, pulp and paper, pengembangan energi, viscose fibre, serta selulosa spesial.

Salah satu perusahaannya yang menggeluti bidang kelapa sawit adalah Asian Agri. Mereka membagikan premi atau premium sharing senilai lebih dari Rp 2,6 miliar kepada para petani plasma binaan mereka di Provinsi Riau dan Jambi yang telah memperoleh sertifikasi berkelanjutan bidang kelapa sawit. Pada bulan Desember 2016 silam, premi diserahkan secara simbolis di Jakarta kepada enam orang dari asosiasi Koperasi Unit Desa oleh Direktur Asian Agri bernama Freddy Widjaya dan pada acara tersebut disaksikan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukika.

Pada acara ini, Asian Agri menyerahkan dana sebesar Rp. 2.626.393.806 yang mana merupakan insentif dari penjualan minyak sawit berkelanjutan yang diserap oleh pasar internasional selama tahun penjualan 2015 dan dana ini akan dibagikan kepada 29.000 orang petani plasma yang bernaung di bawah enam asosiasi KUD. Dari ke-6 asosiasi KUD tersebut ada lebih dari 71 KUD yang dibawahnya dengan jumlah petani plasma sebanyak 29.000 orang. Total lahan yang dikelola oleh para petani plasma ini mencapai 60.000 hektar. Selain itu, diharapkan para petani plasma dapat menggunakan dana premi ini untuk kepentingan petani secara kolektif misalnya untuk perbaikan infrastruktur desa, pelatihan praktik ramah lingkungan, peningkatan kapasitas petani serta kegiatan lain untuk kesejahteraan petani.

Sukanto Tanoto dikenal sebagai sosok yang peduli akan masyarakat dan hal itu ia terapkan di seluruh perusahaannya. Oleh karena itu, sejak tahun 2011 Asian Agri secara konsisten mendampingi petani plasmanya memperoleh sertifikat internasional baik RSPO maupun ISCC. Selain itu juga, pada pasar internasional, terutama negara-negara Eropa yang merupakan pasar potensial bagi ekspor minyak sawit bersertifikasi internasional, sedangkan premi yang akan dihasilkan nantinya merupakan insentif tambahan bagi petani. Selain itu juga, mereka telah membangun kemitraan dan membina para petani sawit agar mereka menerapkan praktik berkebun secara berkelanjutan. Kemitraan dengan petani sawit ini memungkinkan Asian Agri secara konsisten mendampingi petani untuk memperoleh hasil yang optimal dan berkelanjutan sehingga memperoleh kepastian akses dan pasar ekspor. Mereka juga akan terus melakukan penguatan kelembagaan petani sawit, sehingga petani mampu menghadapi persaingan pasar global serta menjadi bagian dari kampanye positif pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah Indonesia menjadi referensi industri sawit dunia, apalagi dengan Indonesia merupakan negara penghasil dan pengekspor kelapa sawit terbesar di dunia.

Dan itulah anak perusahaan Royal Golden Eagle terus bagikan premium sharing kepada petani kelapa sawit.

Leave a reply "Anak Perusahaan Royal Golden Eagle Terus Bagikan Premium Sharing Kepada Petani Kelapa Sawit"